Bekasi,DerapAdvokasi.com:Polisi menangkap pria berinisial S (28) yang menjadi pelaku perampokan sekaligus pembunuhan terhadap pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman (65), di Bekasi, Jawa Barat. Saat proses penangkapan, pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena mencoba melarikan diri.
Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim mengatakan tindakan tegas dan terukur dilakukan oleh petugas saat pelaku berusaha kabur ketika hendak diamankan.
“Tim Subdit Jatanras Polda Metro Jaya melakukan penangkapan terhadap pelaku pencurian dengan kekerasan yang disertai tindak pidana lain hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Kami melakukan tindakan tegas dan terukur karena pelaku berusaha melarikan diri,” ujar Abdul Rahim dalam konferensi pers, Rabu (11/3/2026).
Peristiwa perampokan yang berujung pembunuhan itu terjadi pada Senin (2/3) di rumah korban di Bekasi. Setelah melakukan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Senin (9/3) sekitar pukul 18.54 WIB di wilayah Cilincing, Jakarta Utara. Saat ini pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan untuk menjalani proses hukum.

Saat kejadian, korban Ermanto Usman ditemukan dalam kondisi tewas bersimbah darah di dalam rumahnya. Sementara itu, ibu korban mengalami luka berat akibat serangan pelaku dan hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imannudin menjelaskan bahwa aksi tersebut dilakukan pelaku dalam rangka pencurian yang berujung pada pembunuhan.
Menurut hasil penyelidikan, pelaku tidak memiliki target khusus saat melakukan aksinya. Ia memilih rumah korban secara acak setelah melihat ukuran rumah yang dianggap lebih besar dibanding rumah lain di sekitarnya.
“Pelaku tidak memiliki target spesifik. Saat itu tersangka melihat rumah korban merupakan rumah paling besar sehingga mengira di sana terdapat banyak barang berharga yang bisa diambil,” kata Iman.
Aksi kekerasan terjadi ketika pelaku yang sedang melakukan pencurian dipergoki oleh penghuni rumah. Saat itu korban terbangun karena mendengar alarm sahur. Ketika lampu dinyalakan, pelaku yang panik langsung menyerang menggunakan linggis yang sebelumnya dipakai untuk mencongkel jendela rumah.
Pelaku memukul korban perempuan terlebih dahulu, kemudian menyerang korban laki-laki yang berada di dalam kamar. Akibat serangan tersebut, Ermanto Usman meninggal dunia di tempat.
Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk melengkapi berkas perkara serta memastikan seluruh proses hukum terhadap tersangka berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.












