Hukum & KriminalKepolisianMetro Kotaperadilan

Kronologi Tabrak Lari dan Dugaan Percobaan Penculikan Siswi SMA di Jongke Solo

7
×

Kronologi Tabrak Lari dan Dugaan Percobaan Penculikan Siswi SMA di Jongke Solo

Sebarkan artikel ini
Polres Sukoharjo menggelar konferensi pers terkait kasus dugaan penculikan dan tabrak lari di wilayah Solo–Sukoharjo.

Solo,DerapAdvokasi.com:Kasus tabrak lari yang disertai dugaan percobaan penculikan terhadap seorang siswi SMA di wilayah Jongke, perbatasan Solo–Sukoharjo, menjadi perbincangan hangat di media sosial. Peristiwa ini tidak hanya memicu keresahan warga, tetapi juga mengungkap dugaan kejahatan serius yang hampir menimpa korban.

Insiden tersebut terekam dalam sejumlah video amatir dan menyebar luas, memperlihatkan ketegangan warga saat berusaha menggagalkan aksi pelaku. Berikut rangkaian peristiwa yang berhasil dihimpun dari keterangan saksi dan pihak kepolisian.

Pelaku dan Korban

Pelaku diketahui berinisial DA (22), seorang pria asal Cirebon, Jawa Barat, yang sehari-hari bekerja sebagai teknisi pemasangan jaringan internet atau WiFi. Saat kejadian, ia berada di dalam sebuah mobil bersama dua rekannya.

Sementara itu, korban merupakan siswi SMA berusia 19 tahun yang tengah mengendarai sepeda motor sendirian di wilayah Sukoharjo.

Kejadian Bermula di Wilayah Manang

Peristiwa bermula ketika mobil yang ditumpangi pelaku berpapasan dengan korban di kawasan Manang, Kabupaten Sukoharjo. Tanpa sebab yang jelas, pelaku tiba-tiba menghentikan kendaraan dan menghadang laju sepeda motor korban.

Ilustrasi dugaan percobaan penculikan terhadap siswi SMA di Sukoharjo.

Situasi yang semula tampak seperti persoalan lalu lintas mendadak berubah mencekam ketika pelaku turun dari mobil dan mulai bertindak agresif.

Upaya Paksa dan Teriakan Minta Tolong

Pelaku mengambil kunci sepeda motor korban dan berusaha menyeret korban ke dalam mobil. Korban yang ketakutan langsung berteriak meminta pertolongan. Teriakan tersebut memancing perhatian warga sekitar yang segera mendatangi lokasi.

Dalam waktu singkat, sejumlah warga berkumpul dan mencoba menghentikan aksi pelaku.

Suasana Ricuh Terekam Video dan Viral

Ketegangan di lokasi kejadian terekam dalam video yang kemudian diunggah ke media sosial, salah satunya oleh akun Instagram @infocegatansukoharjo. Rekaman tersebut memperlihatkan warga mengepung mobil pelaku yang berusaha kabur setelah gagal membawa korban.

Teriakan warga dan upaya untuk menghentikan kendaraan terlihat jelas, menciptakan suasana yang sempat memanas. Pelaku akhirnya berhasil diamankan warga sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Pelarian Berujung Tabrak Lari

Usai upaya penculikan gagal, pelaku mencoba melarikan diri menggunakan mobil. Dalam pelariannya, kendaraan tersebut diduga terlibat tabrak lari di beberapa lokasi.

Aksi kejar-kejaran terjadi hingga wilayah Kota Solo. Mobil pelaku akhirnya berhasil dihentikan warga di kawasan Jalan Dr. Radjiman. Di lokasi itu, pelaku ditangkap dan diamankan di tengah kerumunan massa.

Polisi mengamankan pelaku percobaan penculikan setelah diamankan warga.

Tindakan cepat warga mendapat banyak apresiasi dari warganet karena dinilai berhasil mencegah kejahatan yang lebih serius.

Pengakuan Pelaku dan Proses Hukum

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui bahwa aksinya bukan bermotif ekonomi. Ia menyebut memiliki niat untuk menculik korban dan melakukan kekerasan seksual. Pengakuan tersebut membuat kasus ini dikategorikan sebagai dugaan percobaan kejahatan seksual, selain percobaan penculikan dan tabrak lari.

Sementara dua rekan pelaku yang berada di dalam mobil saat kejadian telah diperiksa dan dipulangkan. Polisi menyatakan keduanya tidak mengetahui rencana pelaku dan tidak terlibat dalam aksi tersebut.

Hingga kini, pelaku masih menjalani proses hukum. Pihak kepolisian terus mendalami kasus ini untuk menjerat pelaku dengan pasal-pasal yang sesuai, termasuk terkait dugaan percobaan penculikan, kekerasan seksual, dan pelanggaran lalu lintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *