Hukum & KriminalKepolisianperistiwa

Kematian Dedi Putra di Muaro Jambi Belum Terungkap, Polisi Analisis CCTV di Labfor.

12
×

Kematian Dedi Putra di Muaro Jambi Belum Terungkap, Polisi Analisis CCTV di Labfor.

Sebarkan artikel ini
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Erlan Munaji.

Jambi, DerapAdvokasi.com: Kasus kematian Dedi Putra (39), warga Desa Kasang Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, hingga kini masih menjadi misteri. Peristiwa yang terjadi pada 19 Mei 2025 itu belum menemukan titik terang meski telah berjalan sekitar 10 bulan.

Korban diketahui ditemukan meninggal dunia di rumahnya dengan sejumlah luka lebam di tubuhnya. Sejak awal, pihak keluarga menilai terdapat kejanggalan dalam peristiwa tersebut, terutama setelah sempat muncul keterangan bahwa korban meninggal akibat kecelakaan.

Kecurigaan keluarga semakin menguat setelah dilakukan ekshumasi atau pembongkaran makam. Hasil pemeriksaan tersebut mengarah pada dugaan penganiayaan berat, bukan kecelakaan seperti yang sebelumnya disampaikan.

Kakak korban, Dewi Yulianti, terus berupaya mencari keadilan atas kematian adiknya. Ia bahkan melakukan aksi berjalan kaki menuju Mapolda Jambi sambil membawa tulisan bahwa adiknya menjadi korban pembunuhan.

Menurut Dewi, terdapat sejumlah hal yang dinilai janggal dalam penanganan kasus ini. Di antaranya terkait rekaman CCTV di sekitar lokasi, pemeriksaan saksi kunci yang belum maksimal, serta hilangnya data dalam ponsel milik korban.

Dewi, warga Muaro Jambi, menunjukkan bukti kondisi korban sambil terus memperjuangkan keadilan atas kematian adiknya, Dedi Putra, yang hingga kini belum terungkap.
Dewi, warga Muaro Jambi, menunjukkan bukti kondisi korban sambil terus memperjuangkan keadilan atas kematian adiknya, Dedi Putra, yang hingga kini belum terungkap.

Pihak keluarga juga mengaku telah menyerahkan sejumlah barang bukti kepada penyidik, termasuk rekaman CCTV yang diduga memperlihatkan korban sebelum ditemukan meninggal dunia. Dalam rekaman tersebut, korban disebut terlihat bersama seseorang dengan menggunakan sepeda motor.

Sementara itu, Polda Jambi menyatakan bahwa kasus ini menjadi atensi dan masih dalam proses penyelidikan. Penyidik saat ini tengah berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik (Labfor) untuk menganalisis rekaman CCTV yang telah diserahkan keluarga.

Menurut pihak kepolisian, langkah tersebut dilakukan karena keterbatasan peralatan, sehingga diperlukan bantuan Labfor untuk mengungkap isi rekaman secara lebih detail. Proses penyidikan pun disebut dilakukan dengan metode scientific crime investigation guna memastikan pembuktian yang akurat.

Hingga saat ini, polisi masih terus mendalami seluruh bukti dan keterangan saksi guna mengungkap secara terang penyebab kematian Dedi Putra. Keluarga berharap kasus ini dapat segera menemukan kejelasan dan pelaku dapat diungkap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *