Ekonomi & BisnisMetro KotaTNI

KDMP Demak Louncing

32
×

KDMP Demak Louncing

Sebarkan artikel ini

Demak,DerapAdvokasi.com:Sebanyak 136 desa dari total 249 desa/kelurahan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, menyediakan lahan untuk pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sehingga dalam waktu dekat segera memiliki gedung koperasi.

“Pembangunan gedung koperasi tersebut sudah mulai berjalan di sejumlah desa yang telah menyelesaikan persiapan lahan,” kata Komandan Kodim 0716/Demak Letkol Arm Dony Romansah di Demak, Senin.

 

Dony menjelaskan pembangunan gedung KDMP berlangsung di 136 titik dan saat ini sebagian besar lokasi sudah memasuki tahap fondasi.

Ia menegaskan kesiapan lahan menjadi syarat utama sebelum pelaksanaan pembangunan.

“Kalau lahan tidak siap, kami tidak bisa membangun. Jadi semua yang lahannya sudah siap langsung dibangun,” ujarnya.

Keberhasilan pembentukan ratusan koperasi ini menurutnya merupakan hasil sinergitas dan kolaborasi lintas pihak, mulai dari camat, kepala dinas, tenaga ahli, hingga perangkat desa.

“Ini tentu hasil sinergitas yang baik dari para camat, Dinpermades, para kepala desa, tenaga ahli, PD, PLD, notaris, dan semua pihak yang telah mendukung pembentukan KDMP/KKMP sesuai target waktu yang ditentukan,” lanjut Iskandar.

Namun demikian, dinamika dalam proses pendirian koperasi tetap terjadi, terutama dalam hal pendanaan. Iskandar menegaskan bahwa para pengelola perlu terus berproses dan meningkatkan kapasitasnya agar koperasi yang dibentuk menjadi berkualitas.

“Selamat berjuang kembali untuk terus mendorong KDMP/KKMP menjadi koperasi yang berkualitas dan modern, tumbuh dan berkembang demi kesejahteraan masyarakat Demak dan rakyat Indonesia di seluruh tanah air,” ujarnya.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi saat ini adalah minimnya modal usaha. Koperasi baru hanya mengandalkan simpanan pokok dan simpanan wajib dari para anggota.

Pengurus KDMP di Kecamatan Gajah, Burhan (28), mengakui persoalan anggaran masih menjadi kendala utama, meskipun ia sangat mendukung hadirnya koperasi ini.

“Kendalanya, berhubung koperasi ini hal baru, kami masih kesulitan dari segi anggaran. Namun, saya sangat mendukung penuh adanya Koperasi Merah Putih. Semoga tujuannya untuk menyejahterakan rakyat dan mendukung ketahanan pangan dapat terwujud,” ungkapnya.

Berbeda dengan Burhan, Munir (45), pengurus KDMP Desa Sayung, menyatakan bahwa semua persiapan telah selesai dan tinggal pelaksanaan.

“Tidak ada kendala, semua siap dan aman,” singkatnya.

Setelah resmi berbadan hukum, koperasi-koperasi ini akan mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas untuk pengurus dan pengawas.

 

Red

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *