Metro KotaNasional

Kabupaten Jepara Bangun Jalan Beton di Perbatasan Demak Senilai Rp 5,87 Miliar

36
×

Kabupaten Jepara Bangun Jalan Beton di Perbatasan Demak Senilai Rp 5,87 Miliar

Sebarkan artikel ini

JEPARA, DerapAdvokasi.com – Pemerintah Kabupaten Jepara resmi memulai pengerjaan pembangunan jalan beton yang berada di kawasan perbatasan selatan antara Jepara dan Demak, tepatnya melewati Desa Sowan Lor, Desa Sowan Kidul, dan Desa Tedunan. Proyek tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp 5,87 miliar dan berlangsung selama 79 hari kalender mulai 10 Oktober hingga 27 Desember 2025. Pekerjaan meliputi pengerasan beton untuk jalan sepanjang 1.605,5 meter dengan lebar antara 4–5 meter, dilengkapi saluran U tipe DS2 sepanjang 225,6 meter dan gorong-gorong ukuran 60×60 sentimeter sepanjang 9 meter.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, yang turut didampingi Sekda Jepara, Ary Bachtiar, serta Kepala DPUPR Jepara, Hery Yulianto, melakukan peninjauan langsung di lokasi proyek pada Selasa, 21 Oktober 2025. Bupati menyampaikan bahwa proyek ini bukan sekadar membuka akses antar-desa, namun merupakan upaya strategis untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan. Dengan terselesaikannya jalan tersebut, akses distribusi hasil pertanian, perikanan serta industri kecil ke dan dari wilayah perbatasan diharapkan menjadi lebih lancar.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya kualitas dalam pelaksanaan proyek. Ia meminta agar seluruh pihak pelaksana memastikan mutu beton, struktur pendukung, dan saluran dibangun sesuai dengan standar teknis dan tidak hanya mengejar kecepatan penyelesaian. “Jangan hanya mengejar cepat selesai, tapi juga harus memastikan mutu beton dan konstruksinya sesuai standar,” ujarnya dalam wawancara pada Sabtu, 25 Oktober 2025.

Pembangunan jalan beton tersebut diharap selesai tepat waktu, agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat di ketiga desa terkait. Peningkatan kualitas jalan di wilayah perbatasan ini diantisipasi akan mempercepat mobilitas warga, memudahkan akses antar kabupaten, serta mendorong aktivitas ekonomi, terutama di sektor pertanian dan perikanan yang menjadi tumpuan ekonomi lokal.

Dengan investasi yang signifikan ini, Pemerintah Kabupaten Jepara menunjukkan komitmennya untuk memperkuat infrastruktur dasar di wilayah pinggiran sehingga kesenjangan akses antarwilayah dapat semakin diperkecil. Proyek ini juga menjadi simbol bahwa pembangunan di wilayah perbatasan tetap menjadi prioritas, sejalan dengan agenda konektivitas dan pemerataan ekonomi yang digelorakan pemerintah daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *