Hukum & KriminalKepolisianperistiwa

Hasil Autopsi Ungkap Bayi Terbungkus Plastik di Gresik Diduga Korban Pembunuhan.

11
×

Hasil Autopsi Ungkap Bayi Terbungkus Plastik di Gresik Diduga Korban Pembunuhan.

Sebarkan artikel ini
Jasad bayi laki-laki ditemukan terbungkus plastik di wilayah Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Jasad bayi laki-laki ditemukan terbungkus plastik di wilayah Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Gresik, DerapAdvokasi.com: Kasus penemuan jasad bayi laki-laki yang ditemukan terbungkus plastik di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik, terus didalami pihak kepolisian. Hasil autopsi terbaru mengungkap adanya sejumlah luka pada tubuh korban yang mengarah pada dugaan tindak kekerasan.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, menyampaikan bahwa berdasarkan pemeriksaan forensik, ditemukan luka di beberapa bagian tubuh bayi, di antaranya pada kepala, tangan, kaki, mulut, dan hidung.

Dari hasil autopsi tersebut, penyebab kematian korban diduga akibat benturan benda tumpul di bagian kepala. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya pendarahan di bagian belakang kepala bayi.

Selain itu, petugas juga menemukan adanya pembengkakan pada bagian hidung dan mulut. Kondisi tersebut semakin menguatkan dugaan bahwa kasus ini bukan sekadar pembuangan bayi, melainkan mengarah pada tindak pidana pembunuhan.

Berdasarkan hasil visum, bayi tersebut diperkirakan telah berusia sekitar dua minggu. Saat ditemukan, kondisi tali pusar korban sudah tidak ada, yang menunjukkan bahwa bayi tersebut diduga sempat dirawat sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad bayi laki-laki di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik.
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan jasad bayi laki-laki di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Polisi juga mengungkap bahwa bayi tersebut diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 18 jam sebelum proses autopsi dilakukan.

Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan metode scientific crime investigation guna mengungkap pelaku di balik peristiwa tersebut.

Sebelumnya, warga Desa Mojosarirejo digemparkan dengan penemuan kantong plastik hitam mencurigakan di pinggir jalan pada Rabu (25/3/2026) siang. Kantong tersebut awalnya dikira berisi sampah oleh warga.

Penemuan itu bermula saat seorang warga menemukan kantong plastik tersebut dan merasa curiga setelah menyentuh bagian luar yang terasa lunak. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata isi kantong tersebut adalah jasad bayi laki-laki.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwajib, yang selanjutnya melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara.

Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku serta memastikan secara menyeluruh kronologi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *