KecelakaanKepolisianMetro KotaPerhubungan

Bus Wisata Tujuan Pantai Sawarna Kecelakaan di Lebak, Puluhan Penumpang Luka-luka

10
×

Bus Wisata Tujuan Pantai Sawarna Kecelakaan di Lebak, Puluhan Penumpang Luka-luka

Sebarkan artikel ini
Personel Polres Lebak memantau kondisi penumpang bus wisata yang mengalami luka usai kecelakaan di turunan Cariang menuju Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak.
Personel Polres Lebak memantau kondisi penumpang bus wisata yang mengalami luka usai kecelakaan di turunan Cariang menuju Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak.

Banten,DerapAdvokasi.com:Sebuah bus wisata yang mengangkut rombongan asal Bekasi mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan menuju objek wisata Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak, Banten, pada Selasa (24/3) pagi. Insiden tersebut mengakibatkan puluhan penumpang mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di turunan Cariang, jalur menuju kawasan pesisir selatan Lebak. Bus yang membawa total 36 penumpang itu diduga kehilangan kendali hingga akhirnya menabrak tebing di sisi jalan.

Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Lebak, Ipda Aris Setyawan, menyampaikan bahwa sebanyak 21 penumpang mengalami luka-luka dan langsung dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat, yakni RSUD Cilograng dan Puskesmas Bayah.

Petugas kepolisian memeriksa kondisi bus wisata yang terguling usai kecelakaan di turunan Cariang, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (24/3/2026) pagi.
Petugas kepolisian memeriksa kondisi bus wisata yang terguling usai kecelakaan di turunan Cariang, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (24/3/2026) pagi.

“Petugas segera melakukan evakuasi dan membawa korban luka ke Puskesmas Bayah serta RSUD Cilograng untuk mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh korban yang mengalami luka dilaporkan dalam kondisi sadar saat mendapatkan pertolongan medis.

Bus wisata jenis Hino dengan nomor polisi B 7885 FAA itu diduga mengalami kecelakaan akibat sopir mengantuk saat melintasi jalur menurun yang cukup curam. Kondisi tersebut menyebabkan pengemudi kehilangan kendali atas kendaraan.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Selain itu, petugas juga mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan wisata, agar selalu menjaga kondisi fisik dan beristirahat cukup sebelum melakukan perjalanan jauh.

“Kami minta sopir jika mengantuk sebaiknya terlebih dulu istirahat,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *