Hukum & KriminalKepolisianperistiwa

Tiga Potongan Jari Ditemukan dalam Toples di Samarinda, Polisi Selidiki Identitas Korban.

12
×

Tiga Potongan Jari Ditemukan dalam Toples di Samarinda, Polisi Selidiki Identitas Korban.

Sebarkan artikel ini
Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar, saat memberikan keterangan terkait temuan potongan jari di Samarinda.
Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar, saat memberikan keterangan terkait temuan potongan jari di Samarinda.

Samarinda, DerapAdvokasi.com: Penemuan tiga potongan jari manusia di dalam sebuah toples di kawasan Jalan Rimbawan 1, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, masih menyisakan misteri. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pemilik potongan tubuh tersebut.

Kapolresta Samarinda, Kombes Hendri Umar, menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan awal menggunakan alat identifikasi Inafis belum berhasil mengungkap identitas korban.

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan proses sterilisasi terhadap potongan jari tersebut dengan menggandeng tim medis dari RSUD Abdul Wahab Sjahranie guna mendukung proses identifikasi lebih lanjut.

Apabila identitas belum juga terungkap, polisi berencana berkoordinasi dengan Laboratorium Forensik di Surabaya untuk membantu proses pemeriksaan lanjutan.

Dari hasil pengamatan awal, potongan tersebut dipastikan merupakan jari manusia berdasarkan struktur ruasnya. Dugaan sementara mengarah pada jari tangan kiri milik laki-laki, meski hal tersebut masih menunggu kepastian dari hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas Polresta Samarinda saat melakukan pengecekan di lokasi penemuan potongan jari manusia dalam toples di area kebun warga.
Petugas Polresta Samarinda saat melakukan pengecekan di lokasi penemuan potongan jari manusia dalam toples di area kebun warga.

Dalam upaya pengungkapan kasus, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk warga yang pertama kali menemukan toples tersebut serta ketua RT setempat. Selain itu, aparat juga melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa di wilayah sekitar untuk mengantisipasi adanya laporan warga yang hilang atau mengalami kejadian serupa.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila mengetahui adanya orang hilang atau informasi lain yang berkaitan dengan temuan tersebut.

Diketahui, toples berisi potongan jari tersebut ditemukan pada Sabtu (11/4/2026) pagi di area perkebunan oleh seorang penjaga kebun saat membersihkan rumput. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak setempat hingga akhirnya ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian.

Saat dilakukan pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan adanya cairan yang diduga air keras di dalam toples tersebut. Hal ini menimbulkan dugaan bahwa potongan jari tersebut sengaja diawetkan sebelum dibuang.

Hingga kini, penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap asal-usul serta pihak yang bertanggung jawab atas temuan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *