Hukum & KriminalInternasionalPolitik

Konflik Meluas ke Teluk, Selat Hormuz Ditutup dan Korban Terus Bertambah

6
×

Konflik Meluas ke Teluk, Selat Hormuz Ditutup dan Korban Terus Bertambah

Sebarkan artikel ini
Asap mengepul di atas Teheran setelah kompleks Kantor Pemimpin Tertinggi Iran menjadi target serangan Israel dan AS.
Asap mengepul di atas Teheran setelah kompleks Kantor Pemimpin Tertinggi Iran menjadi target serangan Israel dan AS.

Jakarta,DerapAdvokasi.com:Eskalasi konflik antara Israel, Amerika Serikat (AS), dan Iran kini meluas ke kawasan Teluk. Selain jatuhnya korban jiwa di berbagai negara, ketegangan semakin meningkat setelah Iran mengumumkan penghentian lalu lintas kapal di Selat Hormuz.

Serangan awal dilancarkan oleh Israel dan AS ke sejumlah titik strategis di Iran pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat. Serangan tersebut memicu gelombang balasan dari Iran yang menyasar berbagai wilayah, termasuk Israel dan beberapa negara Teluk.

Korban Berjatuhan di Iran dan Israel

Di Iran, salah satu serangan menghantam sekolah dasar putri Shajareh Tayyebeh di Minab, wilayah selatan negara itu. Kantor berita Mizan melaporkan jumlah korban tewas di lokasi tersebut mencapai 108 orang.

Bulan Sabit Merah Iran menyatakan total korban akibat serangan Israel dan AS mencapai sedikitnya 201 orang tewas dan 747 lainnya luka-luka.

Sementara itu, Iran meluncurkan rudal balasan ke Tel Aviv, Israel. Layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), melaporkan 20 orang terluka, dengan satu perempuan berusia 40-an meninggal dunia setelah mengalami luka kritis.

Serangan Meluas ke UEA dan Qatar

Serangan balasan Iran juga menjangkau kawasan Teluk. Di Uni Emirat Arab, Bandara Internasional Zayed di Abu Dhabi dilaporkan terdampak, mengakibatkan satu warga negara Asia tewas dan tujuh orang lainnya luka-luka.

Bandara Internasional Dubai turut mengalami kerusakan ringan setelah sebuah rudal menghantam area ruang tunggu. Empat staf bandara dilaporkan terluka dan telah mendapat perawatan medis.

Di Qatar, wilayah sekitar pangkalan militer Al Udeid di dekat Doha menjadi sasaran 44 rudal dan delapan drone. Delapan orang dilaporkan terluka, termasuk satu korban dalam kondisi kritis.

Kepulan asap tebal terlihat membumbung di atas.
Kepulan asap tebal terlihat membumbung di atas.

Ratusan Drone Dicegat, Burj Al Arab Terbakar

Otoritas Uni Emirat Arab menyatakan telah mencegat sebagian besar dari 137 rudal dan 209 drone yang ditembakkan Iran ke wilayahnya.

Puing-puing drone yang berhasil dicegat sempat memicu kebakaran kecil di hotel mewah Burj Al Arab di Dubai. Api berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa.

Pihak berwenang menyatakan tetap dalam status siaga tinggi dan menegaskan keamanan warga serta pengunjung sebagai prioritas utama.

Iran Umumkan Penutupan Selat Hormuz

Ketegangan meningkat setelah Garda Revolusi Iran mengumumkan penghentian lalu lintas kapal dan tanker di Selat Hormuz. Jalur tersebut dinilai tidak aman akibat agresi militer dan respons Iran.

Pernyataan itu secara efektif menutup salah satu jalur perdagangan energi terpenting di dunia. Kapal-kapal yang berada di sekitar selat dilaporkan telah menerima peringatan melalui siaran radio agar tidak melintas.

Klaim Kematian Khamenei Masih Simpang Siur

Presiden AS Donald Trump menyatakan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tewas dalam serangan di Teheran. Klaim serupa juga disampaikan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Namun hingga kini, belum ada konfirmasi resmi dari otoritas Iran terkait kabar tersebut. Keberadaan Khamenei masih belum diketahui secara pasti.

Dengan konflik yang semakin meluas dan Selat Hormuz yang terancam tertutup, komunitas internasional kini menyoroti potensi dampak besar terhadap stabilitas keamanan dan ekonomi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *