NasionalOpini

DPD GRIB Jaya Jawa Tengah Audiensi ke Polres Demak, Respons Ucapan di Medsos

49
×

DPD GRIB Jaya Jawa Tengah Audiensi ke Polres Demak, Respons Ucapan di Medsos

Sebarkan artikel ini

Demak |DerapAdvokasi.com|Rabu, 25 Februari 2026, Ketua DPD GRIB Jaya Jawa Tengah, Isroi Rais, S.H., M.H., M.Kn., bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan resmi ke Polres Demak.

Audiensi tersebut turut didampingi Ketua DPC GRIB Jaya Demak, Solechan, serta dihadiri perwakilan DPC dari Kudus, Rembang, Kabupaten Semarang, Wonogiri, Kendal, Batang, dan daerah lainnya.

Kunjungan ini merupakan bentuk respons atas pernyataan yang beredar di media sosial dari seorang berinisial E.S, yang diduga menyebut bahwa operasional ormas GRIB Jaya bersumber dari praktik solar ilegal.

Pernyataan tersebut dinilai merugikan nama baik organisasi dan berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran DPD GRIB Jaya Jawa Tengah menyampaikan keberatan secara resmi dan meminta aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti persoalan ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Langkah ini sekaligus menjadi penegasan bahwa organisasi memilih jalur konstitusional dalam menyikapi persoalan.

Ketua DPD menegaskan bahwa GRIB Jaya adalah organisasi yang berjalan sesuai aturan dan memiliki mekanisme internal yang sah dalam menjalankan kegiatan operasional.

Tuduhan tanpa dasar yang jelas dinilai dapat mencederai semangat kebersamaan dan kondusivitas daerah.

Soliditas yang ditunjukkan dengan hadirnya berbagai DPC dari sejumlah kabupaten menjadi simbol bahwa organisasi tetap kompak dan menyerahkan sepenuhnya persoalan ini kepada proses hukum.

Di era keterbukaan informasi saat ini, kehati-hatian dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik menjadi hal yang sangat penting.

DPD GRIB Jaya Jawa Tengah Audiensi ke Polres Demak, Respons Ucapan di Medsos

Melalui audiensi ini, GRIB Jaya berharap agar persoalan dapat diproses secara objektif dan profesional, sehingga kebenaran dapat terungkap dan tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat Demak dan Jawa Tengah secara umum.

(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *