NasionalpembangunanPendidikan

Di Hadapan Mahasiswa UKSW, Wapres Gibran Tekankan Pembangunan Inklusif Papua dan Transformasi Digital

16
×

Di Hadapan Mahasiswa UKSW, Wapres Gibran Tekankan Pembangunan Inklusif Papua dan Transformasi Digital

Sebarkan artikel ini
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau produk inovasi mahasiswa saat kunjungan di Kampus UKSW, Salatiga.

Salatiga,DerapAdvokasi.com:Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan arah pembangunan nasional ke depan akan menitikberatkan pada pembangunan inklusif di Papua, percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), serta kesiapan generasi muda menghadapi era digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Hal tersebut disampaikan Gibran saat mengisi talk show bertema Arah Baru Pembangunan Nasional di Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Salatiga, Jawa Tengah, Senin (26/1/2026).

Dalam paparannya, Gibran menyebut pemerintah terus mendorong pembangunan di Papua melalui berbagai program strategis, mulai dari peningkatan fasilitas kesehatan, pendidikan, pasar tradisional, hingga sarana olahraga. Menurutnya, pembangunan tersebut tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berdialog dengan mahasiswa dalam talk show pembangunan nasional.

“Program Sekolah Rakyat sudah berjalan di Papua, kemudian Makan Bergizi Gratis (MBG) juga terus kita genjot. Pasar-pasar tradisional yang belum layak juga mulai kita benahi,” ujar Gibran.

Ia menekankan pentingnya pelibatan orang asli Papua dan mahasiswa asal Papua dalam setiap proses pembangunan. Gibran menilai pembangunan fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit, harus dibarengi dengan penyerapan tenaga kerja lokal agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat setempat.

“Mahasiswa, khususnya yang nanti menjadi dokter atau tenaga kesehatan, setelah lulus diharapkan bisa kembali dan mengabdi di Papua,” katanya.

Selain Papua, Gibran juga menanggapi isu pembangunan IKN. Ia menepis anggapan bahwa pembangunan ibu kota baru tersebut mangkrak. Menurutnya, seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

“Pembangunan IKN berjalan sesuai timeline. Ini bukan kota hantu, tapi kota yang hidup, udaranya bersih, bebas macet, dan dirancang tahan terhadap bencana,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gibran menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi, khususnya AI. Ia menyebut pengenalan AI sudah mulai diterapkan di dunia pendidikan dan akan terus dikembangkan sesuai jenjang, termasuk melalui pembelajaran coding dan literasi digital.

“Sudah waktunya anak-anak muda lebih adaptif dan memanfaatkan AI secara positif,” ujarnya.

Wapres Gibran Berdialog Langsung dengan Mahasiswa di Kampus UKSW

Paparan Gibran mendapat respons dari mahasiswa UKSW asal Wamena, Papua Pegunungan, Darto Melius Sergio. Ia mengapresiasi pembangunan infrastruktur di Papua, namun berharap pemerintah semakin melibatkan masyarakat lokal dalam setiap kebijakan pembangunan.

“Pembangunan sudah banyak dilakukan, tapi kami berharap pendekatannya lebih melibatkan warga asli Papua,” kata Darto.

Sementara itu, Rektor UKSW Salatiga Prof. Intiyas Utami menyampaikan bahwa UKSW memiliki karakter kebhinekaan dengan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Ia juga memaparkan kontribusi kampus melalui berbagai inovasi, seperti pemetaan bencana gempa megathrust, pengembangan alat penyemaian bibit berbasis AI, serta riset-riset lain yang mendukung pembangunan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *