Bencana alamMetro Kota

Puluhan Pohon Tumbang Akibat Hujan Lebat, Salatiga Alami Kemacetan Panjang

23
×

Puluhan Pohon Tumbang Akibat Hujan Lebat, Salatiga Alami Kemacetan Panjang

Sebarkan artikel ini

SALATIGA, DerapAdvokasi.com – Hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kota Salatiga selama kurang lebih 30 menit pada Selasa (4/11/2025) siang menyebabkan puluhan pohon tumbang dan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan cukup parah. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.10 WIB itu juga menimbulkan kemacetan di sejumlah titik jalan utama kota.

Derasnya hujan dan kencangnya tiupan angin membuat beberapa atap rumah warga rusak berat akibat genteng beterbangan. Berdasarkan laporan sementara dari petugas di lapangan, pohon tumbang terjadi di beberapa titik, antara lain di Jalan Lingkar Salatiga (JLS) wilayah Pulutan Sidorejo, Jalan Hasanudin, Jalan Imam Bonjol, kawasan Kembangarum, serta Warak depan SMKN 2. Sebuah pohon besar di perempatan Grogol Baru dilaporkan menimpa warung warga, sementara di Jalan Abiyoso, satu unit sepeda motor tertimpa lembaran seng dari atap bangunan yang roboh.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kelurahan Kecandran, di mana beberapa rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa dahan dan batang pohon. Camat Sidomukti Kota Salatiga, Agus Wibowo, mengatakan sedikitnya terdapat enam titik lokasi di wilayahnya yang terdampak cukup parah. “Kerusakan disebabkan oleh pohon tumbang yang menimpa bangunan maupun rumah warga,” ujarnya.

Agus menambahkan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Salatiga, TNI-Polri, Pemadam Kebakaran (Damkar), serta sejumlah relawan untuk melakukan penanganan darurat di lapangan. Upaya utama yang sedang dilakukan saat ini adalah pemangkasan dan pembersihan pohon tumbang agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal. “Fokus kami saat ini membersihkan pohon yang tumbang dan membuka akses jalan agar lalu lintas kembali lancar,” kata Agus.

Ia juga menjelaskan bahwa akibat banyaknya pohon tumbang, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama mengalami kemacetan dan antrean panjang kendaraan. “Beberapa jalur sempat tersendat cukup lama, tetapi hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka,” tambahnya.

Sementara itu, Andre, salah seorang warga yang berada di kawasan Kembangarum, mengaku hujan deras disertai angin kencang terjadi dalam waktu singkat namun terasa sangat menakutkan. “Hujannya tidak lama, kira-kira setengah jam, tapi anginnya kencang sekali. Saya sampai harus berhenti dan berteduh karena jarak pandang nyaris nol,” tuturnya.

Pemerintah Kota Salatiga mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama pada puncak musim hujan yang diprediksi masih berlangsung hingga akhir tahun. Petugas gabungan masih terus melakukan pembersihan dan pengecekan di lokasi terdampak untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *