Ekonomi & BisnisNasional

Isu Pertalite Bermasalah, Pertamina: Hasil Uji Menunjukkan BBM Aman

28
×

Isu Pertalite Bermasalah, Pertamina: Hasil Uji Menunjukkan BBM Aman

Sebarkan artikel ini

SURABAYA, DerapAdvokasi.com – PT Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa bahan bakar Pertalite yang disalurkan di wilayah Jawa Timur terbukti aman dan tidak mengandung air maupun etanol. Pernyataan ini disampaikan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyusul maraknya laporan dari sejumlah warga mengenai kendaraan yang mengalami gangguan setelah mengisi Pertalite di SPBU wilayah Pantura.

“Kami memberikan perhatian serius terhadap isu ini agar tidak menimbulkan keresahan maupun kerugian bagi masyarakat,” ujar Mars Ega dalam keterangan resmi, Senin (3/11).

Pertamina bersama Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas) langsung melakukan inspeksi lapangan di hampir 300 SPBU di Jawa Timur. Pemeriksaan dilakukan di berbagai daerah, mulai dari Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh pasokan BBM Pertalite di SPBU sesuai standar dan tidak tercemar bahan lain.

Tim gabungan menggunakan sejumlah metode dalam pemeriksaan, seperti uji pasta air, pengukuran densitas, serta pengamatan kejernihan bahan bakar (visual clarity test). Berdasarkan hasil pengecekan sementara, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kontaminasi air, etanol, maupun zat lain pada sampel Pertalite yang diuji.

“Pertalite yang saat ini beredar tidak mengandung etanol. Hasil pemeriksaan menunjukkan kualitasnya sesuai dengan standar,” tegas Mars Ega.

Sebagai langkah antisipasi dan pelayanan publik, Pertamina juga membuka posko pengaduan untuk menampung keluhan masyarakat sekaligus menindaklanjuti kasus yang terjadi di lapangan. Posko tersebut berfungsi menelusuri setiap laporan dari konsumen dan memastikan penyelesaian bagi mereka yang benar-benar membeli BBM di SPBU resmi Pertamina.

“Kami membuka posko pengaduan sebagai bentuk tanggung jawab agar konsumen mendapatkan penanganan cepat dan solusi yang tepat,” tambah Mars Ega.

Koordinator Pengujian Aplikasi Produk Lemigas, Cahyo Setyo Widodo, menjelaskan bahwa seluruh pengujian dilakukan sesuai regulasi resmi yang tertuang dalam Keputusan Dirjen Minyak dan Gas Bumi Nomor 0486.K/10/DJM.S/2017 tentang spesifikasi bahan bakar minyak jenis bensin RON 90. Ia menyebut, ada 19 parameter yang diuji, mulai dari RON, sulfur, kandungan logam, oksigen, densitas, kadar aromatik, hingga kejernihan visual bahan bakar.

“Pemeriksaan dilakukan menyeluruh dari rantai distribusi bahan bakar, mulai dari terminal BBM, pengiriman menggunakan truk tangki, hingga ke SPBU di lapangan. Ada 16 sampel yang kami periksa,” jelas Cahyo.

Beberapa uji dilakukan langsung di lapangan, seperti uji pasta air, uji densitas, dan pemeriksaan visual. Sementara pengujian lanjutan dilakukan di laboratorium Lemigas di Jakarta untuk memastikan hasil yang lebih akurat. Berdasarkan hasil awal, semua sampel Pertalite dinyatakan dalam kondisi on spec, atau memenuhi standar mutu yang berlaku.

“Sampel yang kami periksa di SPBU semuanya berada dalam kondisi on spec, artinya tidak ada kontaminasi bahan lain, termasuk air,” ungkap Cahyo.

Meski demikian, Lemigas tetap melanjutkan pengujian lanjutan terhadap sampel yang diambil dari bengkel dan tangki kendaraan masyarakat. Proses analisis ini masih berlangsung dan hasil akhirnya akan diserahkan ke Pertamina. Lemigas sebagai lembaga pengujian independen tidak memiliki kewenangan untuk mengumumkan hasil uji kepada publik secara langsung.

“Kami hanya melakukan pengujian secara objektif. Hasilnya akan kami serahkan ke Pertamina sebagai pihak yang berwenang untuk menindaklanjuti,” tambahnya.

Langkah cepat Pertamina dan Lemigas ini diharapkan dapat meredam kekhawatiran masyarakat sekaligus memastikan bahwa BBM yang beredar di Jawa Timur aman dan sesuai spesifikasi nasional. Pertamina juga mengimbau masyarakat agar membeli BBM di SPBU resmi dan melapor ke posko apabila menemukan masalah pada kendaraan usai pengisian bahan bakar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *